
Rahasia Adanya Kulit Roti yang Sempurna: Mengapa Kami Menggunakan Gelombang Inframerah Sedang
Oven konvensional memang cukup bagus, tetapi proses pemanggangan berlangsung lambat. Oven tersebut mengandalkan aliran udara untuk memanaskan roti, mirip dengan upaya memanaskan ruangan menggunakan kipas angin.
Kami menggunakan cara yang berbeda. Kami menggunakan pemancar gelombang inframerah sedang (MWIR). Alih-alih menunggu udara menjadi panas, pemancar ini langsung memanaskan permukaan adonan. Inilah alasan mengapa kulit roti menjadi renyah dan berwarna keemasan, sehingga roti terlihat lebih menarik.
Ilmu di Baliknya (dijelaskan secara sederhana)
Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa kami tidak menggunakan lampu gelombang pendek saja. Lampu jenis itu cenderung memanaskan bagian dalam roti secara berlebihan. Sebaliknya, pemancar gelombang inframerah sedang hanya memanaskan permukaan roti saja.
Kami menyetel frekuensi pemancar ini pada rentang tertentu, yaitu 2,0 hingga 3,0 mikron. Itulah rentang panjang gelombang yang paling efektif untuk menyerap energi dari air dan senyawa organik yang ada dalam adonan. Dengan demikian, kulit roti akan cepat menjadi renyah, sementara bagian dalamnya tetap lembut. Ini merupakan solusi terbaik.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Pemancar ini dibuat dari tabung kuarsa berkualitas tinggi, dengan filamen yang dirancang sedemikian rupa agar panasnya dapat merata ke seluruh bagian. Jika digunakan dalam sistem industri besar, diperlukan tegangan yang lebih tinggi agar arus listrik tetap rendah, sehingga kabel tidak akan menjadi terlalu panas.
Tips Mengenai Konektor:
Jika oven sering bergetar atau tabung pemancar sering diganti, sebaiknya gunakan Konektor SK15. Konektor ini lebih tahan lama dan tidak akan rusak meski suhu sangat tinggi.
Kekurangan Penggunaan Pemancar MWIR
Meskipun pemancar MWIR sangat efektif dalam memanaskan roti, tetapi sistem kontrolnya perlu berfungsi dengan baik. Anda tidak bisa sekadar “menyetelnya dan melupakan semuanya”. Diperlukan kontroler PID yang mampu mengambil sampel data dengan cepat. Jika sensor berada di posisi yang salah, kulit roti akan gosong, sementara bagian dalamnya masih mentah. Semuanya bergantung pada penempatan sensor dan cara pengaturan suhu. Jika semuanya dilakukan dengan benar, maka Anda akan mendapatkan mesin yang sangat efektif.